Skip to main content

Pantai Green Bowl di Bali

Pantai Green Bowl

Dari kejauhan, pantai ini terlihat berwarna hijau. Berbeda dengan yg biasanya berwarna biru. Jika kita menuruni tangga, keindahannya lebih terlihat karena warna hijau toska tersebut berpadu serasi dengan pantainya yang berpasir putih.

Namanya lebih dikenal dengan nama bahasa asing karena memang lebih populer di kalangan wisatawan luar. Jarang wisatan domestik yang datang kesini. Salah satu penyebabnya sepertinya karena letaknya yang sangat terpencil.

Selain itu, untuk mencapai pantai yang berada di kaki tebing ini kita harus meniti tangga yang lumayan menguras tenaga. Anak tangganya lebih dari 300 buah dan meskipun terbuat dari tembok semen, karena tidak terlalu banyak pengunjung yang melewati, tangganya sering licin terutama di musim hujan.

Dari atas tebing kita hanya bisa melihat lautan luas yang memang berwarna hijau toska di tepi dan kemudian bergradasi menjadi biru pekat di tengah laut. Pantainya yang berada di kaki tebing yang hampir vertikal tidak terlihat karena tertutup rimbunan pohon-pohon yang lebat menyelimuti tebing. Jadi satu-satunya cara untuk melihat pantainya adalah dengan turun melalu satu-satunya jalan yang tersedia, tangga.

Sebetulnya untuk menuruninya tidak terlalu berat. Hanya kadang-kadang terasa ngeri karena sangat terjal dan sama sekali tidak ada pelindung. Di satu sisi terhalang tebing, tapi sisi lainnya terbuka, sehingga kalau sampai terpeleset dan jatuh, sepertinya akan cukup fatal.

Meskipun tebing karang, pepohonan lebat menyelimuti kiri-kanan tangga. Sesekali mungkin kita dikagetkan kera yang meloncat dari satu pohon ke pohon lain. Tangga ini berakhir di tepi pantai berpasir putih dengan butiran yang sangat halus. Warna pasirnya sangat kontras dengan warna air laut yang kehijauan.

READ  Berkunjung ke Objek Wisata Purwokerto

Bagi para peselancar, pemandangan indah ini hanya bonus, karena yang mereka cari di pantai ini adalah gulungan ombak yang konon merupakan salah satu yang paling menantang untuk ditaklukkan. Jadi jangan heran kalau kebanyakan pengunjung pantai ini adalah wisatawan asing yang menenteng papan selancar. Tapi meskipun terkenal di kalangan peselancar, tidak ada tempat penyewaan papan selancar disini.

Semua yang datang untuk berselancar harus membawa papan selancar sendiri. Kebanyakan peselancar datang dengan sepeda motor yang dilengkapi tempat untuk membawa papan selancar di sampingnya.

Tapi untuk mereka yang bukan peselancarpun sebetulnya Pantai Green Bowl ini sangat sayang untuk dilewatkan. Kecantikan perpaduan warna laut kehijauan dengan pantainya yang berpasir putih dan sangat bersih ini benar-benar mempesona.

Pantai Green Bowl memang sangat bersih, tidak ada secuilpun sampah yang tersapu arus ke tepi seperti di pantai-pantai lainnya. Ini karena pada saat pasang naik, seluruh pasir pantai sampai ke kaki tebing tertutup air, sehingga tidak ada tempat dimana sampah yang tersapu air bisa tertinggal.

Karena masalah pasang inilah kita harus tahu kapan waktu berkunjung yang tepat. Jika kita datang pada saat air pasang, sampai di ujung bawah tangga kita akan langsung disambut hempasan air laut yang ombaknya lumayan besar. Bentangan pasir Pantai Green Bowl hanya dapat dinikmati pada saat air surut saja. Sayangnya saatnya surut ini juga tidak bisa dipantau dari atas tebing karena terhalang rimbunnya pepohonan. Meskipun waktu pasang surut air laut bervariasi, sebagai patokan biasanya air laut di Pantai Green Bowl surut di pagi hari samapai sekitar jam 10 atau 11 pagi, pasang di siang hari, kemudian surut lagi di sore hari sekitar jam 4 atau jam 5.

READ  Pulau Serangan Bali, Sekilas Info

Cara sederhana untuk memastikannya adalah dengan melihat parkiran. Jika ada beberapa motor terparkir sementara pemiliknya tidak nampak, biasanya air sedang surut, mereka sedang menikmati pantai di kaki tebing. Tetapi kalau tidak ada motor terparkir atau banyak pengunjung duduk-duduk di depan warung, biasanya air sedang pasang. Mereka duduk-duduk menunggu air surut. Bisa juga ditanyakan pada pejaga pintu parkir, tukang warung atau pedagang asongan yang ada di seputaran lapangan parkir. Sayang kalau kita berlelah-lelah naik turun tangga tapi pantainya tidak bisa kita nikmati.

Untuk mencapai Pantai Green Bowl yang berlokasi di kawasan Ungasan ini, arahkan kendaraan anda menuju arah Pura Uluwatu. Setelah melewati tempat wisata GWK, anda akan sampai di sebuah perempatan dimana terdapat Supermarket Nirmala di sisi kanan. Belok ke Jalan Batu Pageh yang mengarah ke kiri. Sambil terus meyusuri jalan ini, perhatikan sisi kanan jalan. Berbeloklah ke kanan pada saat anda menemukan Jalan Bali Cliff. Saat anda melihat persimpangan besar ke arah kiri, jalan lurus terus, sampai anda menemukan pintu gerbang Bali Cliff Resort yang saat ini sudah tidak beroperasi lagi.

READ  Wisata Pantai Pandawa Yang Memukau

Tepat sebelum gerbang Bali Cliff Resort yang ditandai gapura bergaya Bali dengan bentuk sayap garuda, ada jalan kecil ke arah kiri. Masuk ke jalan itu, kemudian ikuti terus. Jalan ini akan berujung di sebuah lapangan parkir yang berada di depan sebuah pura kecil. Setelah anda membayar biaya parkir, anda dapat memarkir kendaraan di ujung belakang lapangan parkir dimana terdapat beberapa warung.

Dari ujung lapangan parkir ini anda dapat melepaskan pandangan ke lautan luas yang membentang dari kaki tebing. Arahkan pandangan ke sisi kiri dimana anda akan menemukan tangga menurun tepat di belakang tolet. Ikuti tangga itu sampai anda mencapai pantai.

Jika anda tidak membawa bekal minuman, belilah di warung yang ada di salah satu sisi lapangan parkir, karena di pantai yang berada di kaki tebing tidak ada pedagang. Kalaupun anda tidak memerlukannya pada saat berada di pantai, anda pasti akan membutuhkannya pada saat mendaki naik dalam perjalanan kembali ke tempat parkir.

Meskipun populer di kalangan peselancar, anda yang tidak trampil berselancarpun akan dimanjakan oleh keindahan pantai ini. Perjalanan yang cukup menguras tenaga turun naik tangga yang curam sangat setimpal dengan keindahan pantai berpasir putih bersih yang sempurna berpadu dengan air lautnya yang berwarna kehijauan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *